Nama umum: Jarak
Nama Latin: Ricinus communis L.
Family: Euphorbiaceae
Bagian yang digunakan: Biji, minyak.
Khasiat: Laksatif
Ciri morfologi utama: Ricinus communis L. merupakan tanaman perdu atau pohon kecil dari famili Euphorbiaceae yang dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 2–5 meter, bahkan lebih pada kondisi yang baik. Batangnya tegak, berkayu, dan bercabang dengan warna hijau hingga kemerahan. Daunnya besar, berbentuk menjari dengan 5–11 lobus yang runcing, berwarna hijau atau kemerahan, serta bertangkai panjang. Bunganya tersusun dalam bentuk tandan (raceme) di ujung batang dengan bunga jantan dan betina berada dalam satu tandan yang sama. Buahnya berbentuk kapsul bulat berduri lunak yang berisi biji berbentuk oval dengan permukaan mengilap dan bercorak khas.
Habitat dan budidaya: Ricinus communis berasal dari daerah tropis Afrika tetapi telah menyebar luas dan banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis termasuk Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, terutama tanah gembur dengan drainase baik dan sinar matahari penuh. Perbanyakan biasanya dilakukan melalui biji yang langsung ditanam di lahan. Dalam budidaya, tanaman memerlukan penyiraman secukupnya, penyiangan gulma, serta pemupukan untuk mendukung pertumbuhan dan produksi biji yang optimal. Biji tanaman ini merupakan sumber minyak jarak (castor oil), namun perlu diperhatikan karena mengandung senyawa beracun seperti ricin.
