Nama umum: Patikan Kebo
Nama Latin: Euphorbia hirta L.
Family: Euphorbiaceae
Bagian yang digunakan: Herba
Khasiat: Diuretik, imunostimulator.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Euphorbia hirta L. merupakan tanaman herba semusim dari famili Euphorbiaceae yang dikenal sebagai patikan kebo. Tanaman ini tumbuh rendah dengan tinggi sekitar 20–60 cm dan memiliki batang berbentuk silindris, berwarna kemerahan hingga hijau kecokelatan, serta ditutupi rambut halus. Batangnya tumbuh tegak atau menjalar dan bercabang banyak. Daunnya berbentuk lonjong hingga oval dengan tepi bergerigi halus, tersusun berhadapan, dan permukaannya juga ditutupi rambut halus. Bunganya sangat kecil, berwarna kehijauan hingga kemerahan, tersusun dalam kelompok bunga khas Euphorbia yang disebut cyathium dan muncul di ketiak daun. Tanaman ini menghasilkan getah putih (lateks) seperti anggota famili Euphorbiaceae lainnya. Sistem perakarannya berupa akar tunggang dengan akar cabang yang menyebar di dalam tanah.
Habitat dan budidaya: Tanaman Euphorbia hirta L. banyak ditemukan tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, terutama di lahan terbuka seperti pekarangan, tepi jalan, kebun, dan tanah kosong yang terkena sinar matahari langsung. Tanaman ini mampu tumbuh dengan baik pada berbagai jenis tanah, terutama tanah gembur dengan drainase baik. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji karena tanaman ini mudah berkembang secara alami. Perawatannya relatif mudah karena tidak memerlukan perlakuan khusus, cukup dengan penyinaran matahari yang cukup dan kelembapan tanah yang sedang. Tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional, meskipun dalam pengelolaannya tetap perlu kehati-hatian karena getahnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
