Nama umum: Pepermint
Nama Latin: Mentha x piperita L.
Family: Lamiaceae
Bagian yang digunakan: -
Khasiat: -
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Mentha × piperita L. merupakan tanaman herba menahun dari famili Lamiaceae yang dikenal sebagai peppermint. Tanaman ini memiliki batang berbentuk segi empat, berwarna hijau hingga keunguan, dan tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30–90 cm. Batangnya bercabang banyak dan memiliki aroma khas mentol yang kuat. Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing, tepi bergerigi, dan tersusun berhadapan pada batang. Permukaan daun berwarna hijau tua dengan tekstur agak kasar serta mengandung kelenjar minyak atsiri yang menghasilkan aroma khas. Bunganya kecil berwarna ungu muda hingga keunguan, tersusun dalam bentuk bulir pada ujung batang. Sistem perakarannya berupa akar serabut dengan stolon yang tumbuh menjalar di dalam tanah sebagai alat perbanyakan vegetatif.
Habitat dan budidaya: Tanaman Mentha × piperita L. tumbuh baik di daerah beriklim sedang hingga tropis dataran tinggi dengan suhu sejuk dan kelembapan cukup. Tanaman ini menyukai tanah gembur, subur, kaya bahan organik, serta memiliki drainase yang baik dengan kondisi tanah tetap lembap. Dalam budidayanya, peppermint umumnya diperbanyak secara vegetatif melalui stek batang atau pemisahan stolon karena tanaman ini jarang diperbanyak menggunakan biji. Penanaman dapat dilakukan di lahan terbuka maupun dalam pot dengan penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan tanah. Perawatan tambahan seperti pemupukan berkala dan pemangkasan pucuk akan membantu merangsang pertumbuhan daun yang lebih lebat serta meningkatkan kandungan minyak atsiri pada tanaman.
