Nama umum: Pisang Cavendish
Nama Latin: Musa paradisiaca
Family: Musaceae
Bagian yang digunakan: Buah
Khasiat: Sumber karbohidrat, mengobati ambeien, pendarahan usus besar, diare.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Musa paradisiaca merupakan tanaman herba besar menahun dari famili Musaceae yang dikenal sebagai pisang. Tanaman ini memiliki batang semu yang terbentuk dari pelepah daun yang saling membungkus rapat, dengan tinggi dapat mencapai sekitar 2–6 meter tergantung varietasnya. Batang sejatinya berupa bonggol yang berada di dalam tanah dan berfungsi sebagai tempat tumbuh akar serta tunas. Daunnya berukuran sangat besar, berbentuk lanset memanjang, berwarna hijau, dan tersusun spiral mengelilingi batang semu. Bunganya tersusun dalam tandan yang keluar dari ujung batang semu, dilindungi oleh seludang bunga berwarna merah keunguan. Buahnya tersusun dalam bentuk sisir yang membentuk satu tandan besar, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi kuning saat matang. Sistem perakarannya berupa akar serabut yang tumbuh menyebar dari bonggol.
Habitat dan budidaya: Tanaman Musa paradisiaca tumbuh baik di daerah tropis dengan curah hujan cukup tinggi, suhu hangat sekitar 25–30°C, dan penyinaran matahari penuh. Tanaman ini cocok ditanam pada tanah gembur, subur, kaya bahan organik, serta memiliki drainase yang baik namun tetap lembap. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan secara vegetatif menggunakan anakan yang tumbuh di sekitar tanaman induk. Penanaman dilakukan pada lahan terbuka dengan jarak tanam yang cukup agar pertumbuhan optimal. Perawatan tanaman meliputi penyiraman teratur, pemupukan berkala terutama dengan pupuk organik, penyiangan gulma, serta pemangkasan daun tua untuk menjaga kesehatan tanaman dan meningkatkan produksi buah. Tanaman pisang banyak dibudidayakan karena buahnya memiliki nilai gizi tinggi dan nilai ekonomi penting di daerah tropis.
