Nama umum: Pulai (Lame)
Nama Latin: Alstonia scholaris
Family: Apocynaceae
Bagian yang digunakan: Kulit batang dan daun.
Khasiat: Anti inflamasi, diuretik.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Alstonia scholaris merupakan tanaman pohon tahunan dari famili Apocynaceae yang dikenal sebagai pulai. Tanaman ini dapat tumbuh tinggi sekitar 15–40 meter dengan batang tegak, lurus, dan berkayu, serta memiliki kulit batang berwarna abu-abu hingga cokelat muda yang mengandung getah putih (lateks). Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing, berwarna hijau tua mengilap, dan tersusun melingkar (vertisilat) pada satu buku batang, biasanya terdiri atas 4–7 helai daun dalam satu lingkaran. Bunganya kecil berwarna putih kehijauan hingga kekuningan, tersusun dalam karangan bunga majemuk di ujung cabang, dan memiliki aroma harum terutama pada malam hari. Buahnya berbentuk polong panjang ramping yang berpasangan dan berisi banyak biji kecil bersayap. Sistem perakarannya berupa akar tunggang yang kuat dengan akar cabang yang berkembang luas.
Habitat dan budidaya: Tanaman Alstonia scholaris banyak tumbuh di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terutama pada hutan dataran rendah, tepi jalan, dan pekarangan sebagai tanaman peneduh. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah gembur hingga tanah liat yang memiliki drainase baik dengan penyinaran matahari penuh hingga sebagian teduh. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji yang berasal dari buah matang. Tanaman ini relatif mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan intensif setelah melewati fase awal pertumbuhan. Penyiraman dilakukan secara cukup pada masa awal tanam, disertai pemupukan organik secara berkala agar pertumbuhan optimal. Tanaman ini juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman penghijauan dan peneduh karena tajuknya yang rindang serta pertumbuhannya yang cepat.
