Nama umum: Racunan (Kastuba/Katusba)
Nama Latin: Euphorbia pulcherrima
Family: Euphorbiaceae
Bagian yang digunakan: Seluruh tanaman.
Khasiat: Hemostatis, mengatur haid tidak teratur.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Euphorbia pulcherrima merupakan tanaman perdu dari famili Euphorbiaceae yang dikenal sebagai kastuba atau poinsettia. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 1–4 meter di habitat alaminya, namun biasanya lebih pendek jika dibudidayakan sebagai tanaman hias. Batangnya berkayu lunak dan mengandung getah putih (lateks) yang khas pada famili Euphorbiaceae. Daunnya berbentuk bulat telur hingga lanset dengan ujung meruncing, berwarna hijau, dan tersusun berseling pada batang. Ciri paling khas tanaman ini adalah adanya daun pelindung bunga (braktea) berwarna merah cerah, meskipun pada beberapa varietas dapat berwarna putih, merah muda, atau kekuningan. Bunganya sendiri berukuran kecil, berwarna kuning kehijauan, dan terletak di bagian tengah braktea. Sistem perakarannya berupa akar serabut yang berkembang baik pada tanah gembur.
Habitat dan budidaya: Tanaman Euphorbia pulcherrima berasal dari daerah tropis Amerika Tengah, tetapi telah banyak dibudidayakan di daerah tropis termasuk Indonesia sebagai tanaman hias. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah gembur, subur, dan memiliki drainase baik dengan penyinaran matahari cukup hingga sedang. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan secara vegetatif melalui stek batang yang mudah berakar. Penyiraman dilakukan secara teratur tetapi tidak berlebihan karena tanaman sensitif terhadap genangan air. Perawatan tambahan seperti pemupukan berkala dan pemangkasan cabang diperlukan untuk menjaga bentuk tanaman tetap rapi dan merangsang pertumbuhan braktea yang berwarna cerah, terutama menjelang musim berbunga. Tanaman ini sangat populer sebagai tanaman hias karena warna brakteanya yang mencolok dan dekoratif.
