Nama umum: Rosella
Nama Latin: Hibiscus sabdariffa L.
Family: Malvaceae
Bagian yang digunakan: Kaliks
Khasiat: Antioksidan, antihipertensi, antikolesterol.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Hibiscus sabdariffa L. merupakan tanaman herba semusim hingga perdu kecil dari famili Malvaceae yang dikenal sebagai rosella. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 1–3 meter dan memiliki batang berwarna hijau hingga kemerahan yang bercabang banyak. Daunnya berbentuk menjari dengan 3–5 lekukan (lobus) pada daun dewasa, sedangkan daun muda biasanya berbentuk lebih sederhana, berwarna hijau hingga kemerahan, dan tersusun berseling pada batang. Bunganya berwarna kuning pucat dengan bagian tengah berwarna merah tua hingga ungu, tumbuh tunggal di ketiak daun. Ciri khas tanaman ini adalah kelopak bunga (kaliks) yang tebal dan berwarna merah cerah setelah bunga gugur, yang sering dimanfaatkan sebagai bahan minuman herbal. Buahnya berbentuk kapsul kecil yang berada di dalam kelopak. Sistem perakarannya berupa akar tunggang dengan akar cabang yang berkembang cukup baik.
Habitat dan budidaya: Tanaman Hibiscus sabdariffa L. tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan suhu hangat serta penyinaran matahari penuh. Tanaman ini cocok ditanam pada tanah gembur, subur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji yang disemaikan terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lahan tanam. Penyiraman dilakukan secara teratur terutama pada fase awal pertumbuhan, disertai pemupukan berkala untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan produksi kelopak bunga. Selain itu, pengendalian gulma dan hama juga perlu dilakukan agar pertumbuhan tanaman optimal dan hasil panen kaliks rosella berkualitas baik. Tanaman ini banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi sebagai bahan minuman herbal dan obat tradisional.
