Nama umum: Rosemary
Nama Latin: Rosmarinus officinalis
Family: Lamiaceae
Bagian yang digunakan: Daun
Khasiat: Antiseptik, penenang, antispasmodik.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Rosmarinus officinalis (kini dikenal juga sebagai Salvia rosmarinus) merupakan tanaman perdu aromatik menahun dari famili Lamiaceae yang dikenal sebagai rosemary. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 0,5–2 meter dan memiliki batang berkayu dengan percabangan banyak. Daunnya berbentuk sempit memanjang menyerupai jarum, berwarna hijau tua di bagian atas dan keabu-abuan di bagian bawah karena adanya rambut halus. Daun tersusun berhadapan pada batang dan mengandung minyak atsiri beraroma khas yang kuat. Bunganya kecil berwarna biru muda, ungu pucat, hingga putih, tersusun di ketiak daun atau ujung cabang. Sistem perakarannya berupa akar tunggang dengan akar cabang yang berkembang baik pada tanah yang berdrainase baik.
Habitat dan budidaya: Tanaman Rosmarinus officinalis berasal dari wilayah Mediterania, tetapi dapat tumbuh baik di daerah tropis dataran tinggi maupun subtropis dengan kondisi sinar matahari penuh. Tanaman ini menyukai tanah gembur, berpasir, dan memiliki drainase sangat baik karena tidak tahan terhadap genangan air. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan secara vegetatif melalui stek batang karena lebih cepat tumbuh dibandingkan dari biji. Penyiraman dilakukan secukupnya tanpa membuat tanah terlalu lembap, serta pemangkasan secara berkala diperlukan untuk merangsang pertumbuhan cabang baru. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman bumbu dapur, tanaman obat, serta tanaman hias karena aroma daunnya yang khas dan penampilannya yang menarik.
