Nama umum: Saga
Nama Latin: Abrus precatorius L.
Family: Papilionaceae/Fabaceae
Bagian yang digunakan: Daun, akar.
Khasiat: Aphrodisiak
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Abrus precatorius L. merupakan tanaman merambat menahun dari famili Fabaceae yang dikenal sebagai saga rambat. Tanaman ini memiliki batang ramping, berkayu, dan tumbuh memanjat atau menjalar dengan panjang beberapa meter. Daunnya merupakan daun majemuk menyirip dengan banyak anak daun kecil berbentuk lonjong, berwarna hijau, dan tersusun berhadapan pada satu tangkai daun. Bunganya berukuran kecil, berwarna merah muda hingga ungu pucat, tersusun dalam rangkaian bunga majemuk berbentuk tandan di ketiak daun. Buahnya berupa polong kecil yang akan membuka saat matang dan menghasilkan biji berwarna merah cerah dengan bercak hitam yang sangat khas. Sistem perakarannya berupa akar tunggang yang berkembang cukup kuat dengan akar cabang yang menyebar di dalam tanah.
Habitat dan budidaya: Tanaman Abrus precatorius L. banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia, terutama pada lahan terbuka seperti semak belukar, tepi jalan, kebun, dan hutan sekunder. Tanaman ini tumbuh baik pada tanah gembur dengan drainase baik serta membutuhkan sinar matahari cukup hingga penuh. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji yang mudah berkecambah. Tanaman ini relatif mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan intensif, namun perlu kehati-hatian karena bijinya mengandung senyawa beracun (abrin). Meskipun demikian, tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional dan tanaman hias karena bentuk bijinya yang khas.
