Sambang Colok

Nama umum: Sambang Colok

Nama Latin: Aerva sanguinolenta (L.) Blume

Family: Amaranthaceae

Bagian yang digunakan: Daun

Khasiat: Analgetik, antiphlogistik, diuretik.

Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Aerva sanguinolenta (L.) Blume merupakan tanaman herba hingga semak kecil dari famili Amaranthaceae yang dikenal sebagai bayam-bayaman liar. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 30–100 cm dan memiliki batang ramping, bercabang, serta berwarna hijau hingga kemerahan. Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing, berwarna hijau hingga kemerahan, dan tersusun berseling pada batang. Permukaan daun relatif halus dengan tulang daun tampak jelas. Bunganya berukuran sangat kecil, berwarna putih hingga kemerahan, tersusun dalam rangkaian bunga berbentuk bulir atau malai ramping di ujung batang maupun ketiak daun. Sistem perakarannya berupa akar tunggang dengan akar cabang yang berkembang cukup baik pada berbagai kondisi tanah.

Habitat dan budidaya: Tanaman Aerva sanguinolenta (L.) Blume banyak ditemukan tumbuh di daerah tropis seperti Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terutama di lahan terbuka seperti pekarangan, tepi jalan, ladang, dan semak belukar. Tanaman ini tumbuh baik pada tanah gembur hingga tanah agak kering dengan drainase yang baik serta membutuhkan sinar matahari cukup hingga penuh. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji yang mudah tumbuh secara alami. Tanaman ini relatif mudah beradaptasi dan tidak memerlukan perawatan intensif. Selain tumbuh sebagai tanaman liar, tanaman ini juga dikenal dalam pengobatan tradisional karena kandungan senyawa bioaktifnya.

 

%d bloggers like this: