Nama umum: Sambilalu
Nama Latin: Ludwigia perennis L.
Family: Onagraceae
Bagian yang digunakan: Herba
Khasiat: Antiphlogistik
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Ludwigia perennis L. merupakan tanaman herba tahunan dari famili Onagraceae yang umumnya tumbuh di daerah lembap hingga berair. Tanaman ini memiliki batang ramping, tegak atau agak menjalar, dengan tinggi sekitar 20–80 cm dan sering bercabang. Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset, berwarna hijau, dengan ujung meruncing dan tersusun berhadapan atau berseling pada batang. Bunganya berwarna kuning cerah, berukuran kecil hingga sedang, tumbuh tunggal di ketiak daun, dan memiliki empat helai mahkota yang khas. Buahnya berbentuk kapsul memanjang yang berisi banyak biji kecil. Sistem perakarannya berupa akar serabut yang berkembang baik terutama pada tanah lembap atau berlumpur.
Habitat dan budidaya: Tanaman Ludwigia perennis L. banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia, terutama di habitat basah seperti tepi sawah, rawa, selokan, dan tepian sungai. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah berlumpur atau tanah lembap dengan ketersediaan air cukup serta penyinaran matahari penuh hingga sebagian teduh. Dalam budidayanya, tanaman ini umumnya tidak dibudidayakan secara intensif karena lebih sering tumbuh liar di habitat alaminya. Namun, perbanyakan dapat dilakukan melalui biji atau pemisahan batang yang telah berakar. Tanaman ini juga berperan sebagai vegetasi penutup tanah di lahan basah dan memiliki potensi pemanfaatan dalam pengobatan tradisional di beberapa daerah.
