Nama umum: Sarang Semut
Nama Latin: Myrmecodia tuberosa
Family: Rubiaceae
Bagian yang digunakan: Batang
Khasiat: Asam urat, migrain, wasir, rematik.
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Myrmecodia tuberosa merupakan tanaman epifit dari famili Rubiaceae yang dikenal sebagai sarang semut. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa batang yang membengkak membentuk umbi (kaudeks) bertekstur kasar dan berlubang di bagian dalam sebagai tempat hidup koloni semut. Batangnya tumbuh menempel pada batang pohon lain tanpa bersifat parasit. Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing, berwarna hijau, dan tersusun berhadapan pada cabang. Bunganya berukuran kecil berwarna putih hingga krem dan muncul pada permukaan umbi atau batang. Buahnya kecil berbentuk bulat berwarna merah hingga oranye saat matang. Sistem perakarannya berupa akar serabut yang berfungsi melekat pada inang serta menyerap air dan unsur hara dari lingkungan sekitar.
Habitat dan budidaya: Tanaman Myrmecodia tuberosa banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia, Papua, dan wilayah Asia Tenggara lainnya, terutama tumbuh menempel pada batang pohon di hutan hujan tropis dengan kelembapan tinggi. Tanaman ini tumbuh optimal pada lingkungan teduh hingga setengah teduh dengan sirkulasi udara baik. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji atau pemisahan anakan, dan penanaman dilakukan pada media yang menyerupai habitat alaminya seperti sabut kelapa, pakis, atau kayu. Penyiraman dilakukan secara teratur untuk menjaga kelembapan, namun harus dihindari genangan air. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional karena kandungan senyawa bioaktifnya serta sebagai tanaman koleksi karena bentuknya yang unik.
