Nama umum: Sirih Merah
Nama Latin: Piper crocatum
Family: Piperaceae
Bagian yang digunakan: Daun
Khasiat: Anti kanker
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Piper crocatum merupakan tanaman merambat menahun dari famili Piperaceae yang dikenal sebagai sirih merah. Tanaman ini memiliki batang ramping, beruas-ruas, berkayu lunak, dan tumbuh memanjat dengan bantuan akar lekat pada setiap ruas batang. Daunnya berbentuk jantung dengan ujung meruncing, berwarna hijau tua pada permukaan atas dengan corak tulang daun berwarna merah mencolok, sedangkan permukaan bawah daun berwarna merah keunguan. Daun tersusun berseling pada batang dan memiliki aroma khas karena kandungan minyak atsiri. Bunganya berukuran sangat kecil dan tersusun dalam rangkaian berbentuk bulir (spike) khas genus Piper. Buahnya kecil dan jarang terbentuk pada tanaman budidaya. Sistem perakarannya berupa akar serabut dan akar lekat yang membantu tanaman menempel pada media rambatan.
Habitat dan budidaya: Tanaman Piper crocatum banyak tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, terutama pada lingkungan lembap dan teduh seperti pekarangan rumah dan kebun dengan naungan sebagian. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah gembur, subur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase baik dengan intensitas cahaya sedang. Dalam budidayanya, perbanyakan umumnya dilakukan secara vegetatif melalui stek batang yang mudah berakar. Tanaman memerlukan media rambatan seperti tiang atau pagar agar pertumbuhannya optimal. Penyiraman dilakukan secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah, disertai pemupukan berkala untuk mendukung pertumbuhan daun. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional serta tanaman hias karena warna daunnya yang menarik.
