Nama umum: Akar Wangi
Nama Latin: Vitiveria zizanioides (L.) Nash
Family: Poaceae
Bagian yang digunakan: Akar, minyak atsiri.
Khasiat: Pewangi alami.
Ciri morfologi utama: Akar wangi merupakan tanaman rumput tahunan dari famili Poaceae dengan ciri morfologi berupa daun tunggal berbentuk pita memanjang, kaku, berujung runcing, berwarna hijau tua, dan tumbuh berumpun rapat. Batangnya tegak, beruas-ruas, dan membentuk rumpun padat. Bunganya kecil, berwarna cokelat keunguan hingga kehijauan, tersusun dalam malai memanjang yang muncul di ujung batang. Ciri khas utama tanaman ini terdapat pada akarnya yang tumbuh lurus ke dalam tanah, berwarna cokelat kekuningan, serta memiliki aroma khas yang kuat, harum, dan tahan lama akibat kandungan minyak atsiri vetiverol.
Habitat dan budidaya: Akar wangi tumbuh optimal di daerah tropis pada ketinggian sekitar 0–1.200 m dpl, dengan kebutuhan cahaya matahari penuh. Tanaman ini adaptif terhadap berbagai jenis tanah, terutama tanah lempung berpasir hingga liat, asalkan memiliki drainase baik, dan toleran terhadap kondisi tanah marginal. Akar wangi tumbuh baik pada iklim hangat dengan suhu 20–30 °C dan curah hujan sedang hingga tinggi, serta relatif tahan terhadap kekeringan maupun erosi.
