Nama umum: Asam
Nama Latin: Tamarindus indica
Family: Caesalpiniaceae
Bagian yang digunakan: Daun, buah, kulit kayu.
Khasiat: Antipiretik, antiseptik, laksan, abortivum, meningkatkan nafsu makan (buah); antipiretik, analgesik, antiseptik (daun); astringen dan tonik (kulit kayu).
Ciri morfologi utama: Tanaman asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan pohon berkayu besar dengan batang tegak, bercabang banyak, dan kulit batang berwarna cokelat keabu-abuan. Daunnya majemuk menyirip genap, dengan anak daun kecil berbentuk lonjong dan tersusun berpasangan. Bunganya kecil, berwarna kuning pucat dengan guratan kemerahan, muncul dalam rangkaian tandan. Tanaman ini tidak memiliki aroma khas yang kuat pada daun dan batang, namun buahnya beraroma asam-manis khas.
Habitat dan budidaya: Asam jawa tumbuh optimal pada ketinggian 0–1.000 mdpl, memerlukan cahaya matahari penuh. Tanah yang sesuai adalah tanah lempung hingga lempung berpasir, cukup kering hingga sedang, subur, dan berdrainase baik. Tanaman ini cocok pada iklim tropis kering hingga sedang, dengan suhu hangat dan curah hujan rendah hingga sedang, serta toleran terhadap musim kering.
