Nama umum: Daruju
Nama Latin: Acanthus montanus T. Anders
Family: Acanthaceae
Bagian yang digunakan: Daun, akar, biji.
Khasiat: Ekspektoran, antiphlogistik.
Ciri morfologi utama: Daruju merupakan tanaman semak/herba tegak dengan batang lunak hingga agak berkayu dan bercabang. Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing dan tepi rata hingga sedikit bergerigi, berwarna hijau tua mengilap. Bunganya berukuran sedang, mencolok, berwarna putih hingga ungu pucat dengan braktea hijau, tersusun dalam rangkaian di ujung batang. Tanaman ini memiliki aroma khas ringan agak langu, terutama pada daun dan bagian muda.
Habitat dan budidaya: Daruju tumbuh optimal di daerah tropis pada ketinggian ±0–200 mdpl, umumnya di wilayah pesisir dan rawa payau. Tanaman ini menyukai cahaya matahari penuh hingga setengah teduh. Tanah yang sesuai adalah tanah liat hingga lempung berpasir yang lembap, kaya bahan organik, dan toleran terhadap salinitas. Iklim yang ideal adalah iklim tropis lembap dengan suhu hangat dan curah hujan sedang–tinggi.
