Nama umum: Ekor Kucing
Nama Latin: Acalypha hispida Burm. F.
Family: Euphorbiaceae
Bagian yang digunakan: Bunga, daun.
Khasiat: Disentri, radang usus, pendarahan, mimisan, cacingan, luka bakar.
Ciri morfologi utama: Ekor kucing (Acalypha hispida Burm.f.) merupakan tanaman perdu hias dengan batang berkayu lunak, tegak, dan bercabang banyak, tinggi ±1–3 m. Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur hingga lonjong dengan ujung meruncing dan tepi bergerigi, berwarna hijau tua. Bunganya unik berbentuk rangkaian panjang menggantung menyerupai ekor kucing, berwarna merah cerah hingga merah tua, tersusun dari banyak bunga kecil. Tanaman ini tidak memiliki aroma khas yang kuat, hanya beraroma segar ringan pada daun.
Habitat dan budidaya: Ekor kucing tumbuh optimal di daerah tropis pada ketinggian ±0–1.000 mdpl. Tanaman ini menyukai cahaya matahari penuh hingga setengah teduh. Tanah yang sesuai adalah tanah lempung berpasir yang gembur, subur, kaya bahan organik, dan berdrainase baik. Iklim yang ideal adalah iklim tropis hangat dengan curah hujan sedang dan kelembapan cukup.
