Nama umum: Ginje
Nama Latin: Thevetia peruviana (Pers.) K. Schum.
Family: Apocynaceae
Bagian yang digunakan: Herba
Khasiat: Beracun, tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam. Kardiotonik, diuretik, penghilang bengkak, anthelmintik.
Ciri morfologi utama: Thevetia peruviana (Pers.) K. Schum merupakan tanaman perdu atau pohon kecil dari famili Apocynaceae yang dapat tumbuh setinggi sekitar 2–6 meter dengan batang berkayu dan bercabang banyak serta mengandung getah putih. Daunnya tunggal, sempit memanjang hingga lanset, tersusun spiral, berwarna hijau mengilap dengan ujung meruncing. Bunganya berbentuk terompet dengan warna kuning cerah dan tumbuh di ujung atau ketiak cabang sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Buahnya berbentuk bulat agak segitiga atau sedikit berlekuk, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi hitam saat matang, berisi satu hingga dua biji yang keras.
Habitat dan budidaya: Thevetia peruviana berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan, namun kini banyak tumbuh di daerah tropis termasuk Asia Tenggara sebagai tanaman hias. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada daerah beriklim tropis hingga subtropis dengan sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini cukup toleran terhadap kekeringan dan mampu tumbuh pada berbagai jenis tanah. Dalam budidaya, perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji atau stek batang. Pemeliharaan relatif mudah, meliputi penyiraman secukupnya, pemupukan berkala, dan pemangkasan untuk menjaga bentuk tanaman serta merangsang pertumbuhan cabang dan bunga. Namun perlu diperhatikan bahwa seluruh bagian tanaman ini bersifat beracun karena mengandung senyawa glikosida jantung.
