Nama umum: Jeruk Bali
Nama Latin: Citrus maxima
Family: Rutaceae
Bagian yang digunakan: -
Khasiat: -
Ciri morfologi utama: Jeruk bali (Citrus maxima atau Citrus grandis) merupakan tanaman pohon dari famili Rutaceae yang dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 5–15 meter dengan batang berkayu dan bercabang banyak. Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur hingga lonjong dengan ujung agak meruncing, berwarna hijau mengilap dan memiliki tangkai daun yang bersayap lebar. Bunganya berukuran cukup besar, berwarna putih dan memiliki aroma harum khas, biasanya tumbuh tunggal atau berkelompok pada ketiak daun. Buahnya merupakan buah terbesar di antara jenis jeruk, berbentuk bulat hingga agak lonjong dengan kulit tebal berwarna hijau hingga kuning saat matang. Daging buah tersusun dalam segmen-segmen dengan warna putih, merah muda, atau kemerahan dan memiliki rasa manis hingga sedikit asam.
Habitat dan budidaya: Jeruk bali banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, termasuk di Indonesia. Tanaman ini tumbuh baik pada daerah dengan iklim hangat, curah hujan cukup, serta sinar matahari penuh. Tanah yang ideal adalah tanah gembur, subur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase baik dengan pH sekitar 5,5–6,5. Perbanyakan tanaman biasanya dilakukan secara vegetatif melalui cangkok, okulasi, atau sambung pucuk agar menghasilkan tanaman yang cepat berbuah dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Dalam budidaya, tanaman memerlukan penyiraman yang cukup terutama pada masa pertumbuhan, pemupukan secara berkala, pemangkasan cabang untuk membentuk tajuk yang baik, serta pengendalian hama dan penyakit untuk menjaga produktivitas dan kualitas buah.
