Nama umum: Parsley
Nama Latin: Petroselinum crispum (Miller) Nyman ex A.W. Hill
Family: Apiaceae
Bagian yang digunakan: Semua bagian
Khasiat: Antihipertensi
Ciri morfologi utama: Tanaman dengan nama latin Petroselinum crispum (Miller) Nyman ex A.W.Hill merupakan tanaman herba semusim hingga dua tahunan dari famili Apiaceae yang dikenal sebagai peterseli. Tanaman ini memiliki batang tegak, bercabang, dan berwarna hijau dengan tinggi sekitar 30–100 cm. Daunnya berwarna hijau cerah hingga hijau tua, berbentuk majemuk menyirip, dengan tepi daun bergerigi atau keriting tergantung varietasnya. Daun tumbuh tersusun berseling pada batang dan mengeluarkan aroma khas yang segar. Bunganya berukuran kecil, berwarna putih kekuningan hingga kehijauan, tersusun dalam bentuk payung majemuk (umbel) yang merupakan ciri khas famili Apiaceae. Buahnya kecil berbentuk lonjong dan mengandung biji yang dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan. Sistem perakarannya berupa akar tunggang yang relatif ramping dengan akar cabang yang menyebar di dalam tanah.
Habitat dan budidaya: Tanaman Petroselinum crispum (Miller) Nyman ex A.W.Hill tumbuh baik di daerah beriklim sedang hingga tropis dataran tinggi dengan suhu sejuk dan pencahayaan cukup. Tanaman ini cocok dibudidayakan pada tanah gembur, subur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik dengan pH tanah sekitar 6,0–7,0. Dalam budidayanya, peterseli umumnya diperbanyak melalui biji yang disemaikan terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lahan atau pot tanam. Tanaman memerlukan penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan tanah, pemupukan berkala, serta penyiangan gulma agar pertumbuhan daun optimal. Peterseli juga dapat ditanam di pekarangan rumah atau dalam wadah karena perawatannya relatif mudah dan dapat dipanen secara bertahap pada bagian daun.
