Nama umum: Gigil
Nama Latin: Dichroa febrifuga
Family: Saxifragaceae
Bagian yang digunakan: Akar
Khasiat: Obat demam
Ciri morfologi utama: Dichroa febrifuga merupakan tanaman perdu dari famili Hydrangeaceae yang dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 1–3 meter dengan batang berkayu dan bercabang banyak. Daunnya berbentuk lonjong hingga lanset, tersusun berhadapan, berwarna hijau tua, dengan tepi bergerigi dan ujung meruncing. Permukaan daun relatif halus dengan tulang daun yang jelas. Bunganya tersusun dalam bentuk malai atau kelompok di ujung cabang, berwarna biru keunguan hingga ungu, dengan ukuran kecil namun cukup mencolok. Buahnya berbentuk bulat kecil seperti beri dan biasanya berwarna kebiruan hingga keunguan saat matang.
Habitat dan budidaya: Dichroa febrifuga berasal dari wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara, terutama banyak ditemukan di daerah hutan pegunungan di negara seperti Cina, Jepang, dan Himalaya. Tanaman ini umumnya tumbuh pada habitat hutan lembap, tepi hutan, atau lereng pegunungan dengan tanah yang subur, lembap, dan memiliki drainase baik. Tanaman ini menyukai iklim sejuk hingga sedang serta kondisi setengah teduh. Dalam budidaya, perbanyakan dapat dilakukan melalui biji atau stek batang, dengan media tanam yang kaya bahan organik dan kelembapan yang cukup. Pemeliharaan meliputi penyiraman teratur, pemupukan organik, serta pemangkasan ringan untuk menjaga pertumbuhan dan bentuk tanaman.
