Nama umum: Lamtoro
Nama Latin: Leucaena leucocephala (Lamk.) De Wit
Family: Mimosaceae
Bagian yang digunakan: Biji
Khasiat: Anthelmintik, antidiabetik.
Ciri morfologi utama: Leucaena leucocephala (Lamk.) De Wit, dikenal juga dengan nama ipil-ipil atau white popinac, adalah pohon kecil hingga sedang dari famili Fabaceae yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 3–12 meter. Batangnya tegak dan berkayu dengan percabangan yang cukup banyak. Daunnya majemuk menyirip ganda dengan panjang sekitar 15–30 cm, terdiri dari banyak anak daun kecil yang berbentuk elips dan berwarna hijau cerah. Tepi daun halus, dan daun memiliki tekstur halus dengan sedikit rasa kasar saat disentuh. Bunganya berwarna putih kekuningan dan tersusun dalam kelompok berbentuk malai atau tandan panjang, dengan ukuran bunga yang kecil dan harum. Buahnya berbentuk polong memanjang, yang pada awalnya hijau dan kemudian berubah menjadi cokelat saat matang. Panjang polong sekitar 10–20 cm dan mengandung beberapa biji kecil di dalamnya.
Habitat dan budidaya: Leucaena leucocephala berasal dari daerah tropis Amerika Tengah dan Meksiko, namun telah tersebar luas ke berbagai daerah tropis di seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara dan Afrika, di mana ia banyak ditanam untuk tujuan agroforestri, pakan ternak, dan penghijauan. Tanaman ini tumbuh baik pada berbagai jenis tanah, terutama tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik, serta lebih menyukai tanah yang agak asam hingga netral. Leucaena lebih menyukai kondisi tanah yang lembap tetapi tidak tergenang air, dan membutuhkan paparan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal. Dalam budidaya, tanaman ini dapat diperbanyak melalui biji yang dapat disemai langsung ke tanah atau melalui stek batang. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan tumbuh relatif cepat, bahkan pada tanah yang kurang subur, karena mampu mengikat nitrogen. Leucaena leucocephala juga banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan bakar biomassa, serta dalam rehabilitasi lahan karena kemampuannya untuk memperbaiki kualitas tanah dan menyediakan daun yang bernutrisi tinggi untuk ternak.
