Nama umum: Landep
Nama Latin: Barleria prionitis L.
Family: Acanthaceae
Bagian yang digunakan: Akar, daun.
Khasiat: Diuretik, antipiretik, ekspektoran, diaforetik.
Ciri morfologi utama: Barleria prionitis L., yang dikenal dengan nama bajakah, adalah tanaman semak dari famili Acanthaceae yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 1,5–3 meter. Tanaman ini memiliki batang yang tegak dan bercabang banyak dengan kulit batang berwarna hijau kecokelatan dan sedikit berbulu. Daunnya berbentuk lonjong hingga elips, dengan ujung meruncing dan panjang sekitar 5–15 cm. Permukaan daun berwarna hijau gelap dan memiliki tekstur halus. Bunganya berukuran kecil hingga sedang, berwarna kuning cerah atau oranye, dengan kelopak bunga berbentuk lancip dan terpisah-pisah. Bunga biasanya muncul dalam kelompok rapat pada ujung cabang atau ketiak daun. Setelah berbunga, tanaman ini menghasilkan buah berbentuk kapsul yang mengandung biji kecil di dalamnya.
Habitat dan budidaya: Barleria prionitis banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, terutama di Asia Tenggara, India, dan beberapa wilayah Afrika. Tanaman ini tumbuh baik di daerah dengan iklim tropis yang hangat dan lembap, serta tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan pH sedikit asam hingga netral. Dalam budidaya, Barleria prionitis diperbanyak melalui stek batang atau biji, meskipun stek batang lebih cepat dalam perbanyakan. Tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal, meskipun dapat mentoleransi sedikit naungan. Tanaman ini memiliki banyak kegunaan, baik sebagai tanaman hias karena bunga dan daun yang indah, maupun dalam pengobatan tradisional, di mana beberapa bagian tanaman dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati penyakit tertentu. Perawatan tanaman meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan untuk mendukung pertumbuhan, serta pemangkasan untuk menjaga bentuk tanaman.
