Nama umum: Lenglengan
Nama Latin: Leucas lavandulifolia J.E. Smith
Family: Lamiaceae
Bagian yang digunakan: Semua bagian
Khasiat: Antitusif, analgesik, antidiabetik.
Ciri morfologi utama: Leucas lavandulifolia J.E. Smith, yang dikenal dengan nama lavender-leafed leuca, merupakan tanaman herba atau semak kecil dari famili Lamiaceae yang dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 50 cm hingga 1 meter. Tanaman ini memiliki batang yang tegak, berbulu halus, dan bercabang banyak. Daunnya berbentuk lanceolate atau elips, dengan panjang sekitar 3–10 cm dan lebar 1–3 cm, serta memiliki ujung meruncing dan tepi yang sedikit bergerigi. Daun berwarna hijau terang dengan tekstur kasar pada bagian atas dan lebih berbulu halus di bagian bawah. Bunganya kecil, berwarna ungu muda atau putih, dengan kelopak berbentuk terompet yang menyatu membentuk corolla tubular. Bunganya tersusun dalam kelompok yang padat atau spike di ujung batang. Tanaman ini menghasilkan buah dalam bentuk kapsul kecil yang mengandung biji yang sangat kecil dan ringan.
Habitat dan budidaya: Leucas lavandulifolia banyak ditemukan di daerah tropis Asia, termasuk India dan wilayah sekitarnya, dan tumbuh secara alami di hutan terbuka, padang rumput, atau semak-semak dengan tanah yang gembur dan memiliki drainase baik. Tanaman ini lebih menyukai daerah dengan iklim tropis atau subtropis dengan paparan sinar matahari penuh hingga naungan sebagian. Dalam budidaya, tanaman ini umumnya diperbanyak melalui biji atau stek batang yang mudah tumbuh dengan cepat. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang rumit, hanya membutuhkan penyiraman yang cukup dan pemupukan ringan untuk mendukung pertumbuhannya. Leucas lavandulifolia juga digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa daerah karena kandungan senyawa aktif yang dipercaya memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba. Tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman hias atau dalam kebun obat karena aromanya yang khas dan kemampuannya dalam menarik serangga penyerbuk.
