Mangkokan

Nama umum: Mangkokan

Nama Latin: Nothopanax scutellarius (Burm.f.) Merr.

Family: Araliaceae

Bagian yang digunakan: Daun

Khasiat: Antiphlogistik

Ciri morfologi utama: Nothopanax scutellarius (Burm.f.) Merr., yang sering dikenal dengan nama panax atau shield-leafed panax, adalah pohon atau semak tropis dari famili Araliaceae. Tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 3–8 meter. Batangnya tegak dan berkayu dengan cabang-cabang yang menyebar. Daunnya besar dan berbentuk palem (palmate), dengan 5–7 lobus tajam, berwarna hijau gelap mengilap di bagian atas dan lebih pucat di bagian bawah. Panjang daun dapat mencapai sekitar 15–30 cm dengan tepi daun yang bergerigi halus. Bunganya kecil dan berwarna putih atau krem, tersusun dalam kelompok berbentuk payung yang muncul pada ujung cabang atau ketiak daun. Buahnya berbentuk bola kecil yang berwarna hitam atau biru saat matang, mengandung biji kecil di dalamnya.

Habitat dan budidaya: Nothopanax scutellarius banyak ditemukan di daerah tropis Asia, terutama di Indonesia, Malaysia, dan beberapa bagian Filipina. Tanaman ini tumbuh di hutan hujan tropis atau semak-semak pada tanah yang lembap, subur, dan kaya bahan organik. Tanaman ini lebih menyukai tempat yang teduh, meskipun dapat tumbuh di tempat dengan sinar matahari penuh. Dalam budidaya, Nothopanax scutellarius dapat diperbanyak dengan stek batang atau pembagian anakan. Tanaman ini membutuhkan perawatan yang sederhana, termasuk penyiraman yang cukup untuk menjaga kelembapan tanah, serta pemupukan untuk mendukung pertumbuhannya. Tanaman ini juga dikenal karena daunnya yang indah dan sering digunakan sebagai tanaman hias, baik untuk pekarangan rumah maupun taman tropis. Selain itu, beberapa bagian tanaman ini diketahui digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk mengatasi masalah kulit dan peradangan.

 

%d bloggers like this: