Nama umum: Kecubung Kuning
Nama Latin: Brugmnsia suaveolens
Family: Solanaceae
Bagian yang digunakan: Daun, bunga.
Khasiat: Anti asmatik, analgesik.
Ciri morfologi utama: Brugmansia suaveolens (Willd.) Bercht. & J. Presl merupakan tanaman perdu atau pohon kecil dari famili Solanaceae yang dikenal dengan nama angel’s trumpet karena bentuk bunganya yang besar menyerupai terompet yang menggantung. Tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 2–5 meter dengan batang berkayu dan percabangan yang cukup banyak. Daunnya berbentuk lonjong hingga bulat telur dengan ujung meruncing, tepi daun sedikit bergelombang, dan permukaan yang agak berbulu halus. Panjang daun biasanya berkisar antara 10–25 cm dengan warna hijau tua. Bunganya merupakan bagian paling mencolok dari tanaman ini, berbentuk tabung panjang yang melebar di bagian ujung, menggantung ke bawah, dan dapat mencapai panjang sekitar 15–30 cm. Warna bunga bervariasi seperti putih, krem, kuning, hingga merah muda, serta sering mengeluarkan aroma harum terutama pada malam hari. Buahnya berbentuk lonjong hingga bulat tanpa duri, berbeda dengan beberapa kerabatnya seperti Datura, dan berisi banyak biji kecil.
Habitat dan budidaya: Brugmansia suaveolens berasal dari wilayah Amerika Selatan, terutama daerah tropis seperti Brasil dan negara sekitarnya, namun kini telah banyak dibudidayakan di berbagai wilayah tropis dan subtropis sebagai tanaman hias. Tanaman ini tumbuh baik pada lingkungan dengan suhu hangat, kelembapan cukup tinggi, dan paparan sinar matahari yang memadai. Media tanam yang ideal adalah tanah yang gembur, subur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik. Dalam budidaya, tanaman ini biasanya diperbanyak melalui stek batang karena metode tersebut lebih cepat dan mudah dibandingkan perbanyakan melalui biji. Perawatan tanaman meliputi penyiraman secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah, pemupukan berkala untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan, serta pemangkasan untuk mempertahankan bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan cabang baru. Meskipun memiliki bunga yang sangat menarik dan harum, seluruh bagian tanaman ini mengandung senyawa alkaloid yang bersifat toksik sehingga perlu penanganan yang hati-hati terutama jika ditanam di lingkungan rumah.
