Nama umum: Kecubung Orange
Nama Latin: Brugmansia versicolor Lagerh.
Family: Solanaceae
Bagian yang digunakan: Daun, bunga.
Khasiat: Anti asmatik, analgesik.
Ciri morfologi utama: Brugmansia versicolor Lagerh. merupakan tanaman perdu atau pohon kecil dari famili Solanaceae yang dikenal sebagai salah satu jenis angel’s trumpet. Tanaman ini dapat tumbuh hingga tinggi sekitar 3–6 meter dengan batang berkayu dan percabangan yang cukup lebat. Daunnya berbentuk lonjong hingga bulat telur dengan ujung meruncing, permukaan agak berbulu halus, dan berwarna hijau tua. Panjang daun biasanya berkisar antara 15–25 cm dengan tepi daun sedikit bergelombang. Ciri paling menonjol dari tanaman ini adalah bunganya yang sangat besar dan menggantung, berbentuk terompet panjang dengan ukuran dapat mencapai sekitar 20–40 cm. Warna bunga biasanya berubah secara bertahap dari putih, krem, kuning, hingga merah muda atau oranye pucat, sehingga memberi kesan warna yang bergradasi. Bunga juga sering mengeluarkan aroma harum, terutama pada sore hingga malam hari. Buahnya berbentuk lonjong hingga bulat halus tanpa duri dan mengandung banyak biji kecil di dalamnya.
Habitat dan budidaya: Brugmansia versicolor berasal dari wilayah Amerika Selatan, khususnya daerah tropis di Ekuador dan sekitarnya, namun kini banyak dibudidayakan di berbagai wilayah tropis dan subtropis sebagai tanaman hias. Tanaman ini tumbuh baik pada lingkungan dengan suhu hangat, kelembapan udara yang cukup tinggi, serta paparan sinar matahari yang cukup tetapi tidak terlalu terik. Media tanam yang ideal adalah tanah yang subur, gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik agar akar tidak tergenang air. Dalam budidaya, tanaman ini umumnya diperbanyak melalui stek batang karena metode tersebut lebih praktis dan memungkinkan tanaman berbunga lebih cepat dibandingkan perbanyakan melalui biji. Perawatan tanaman meliputi penyiraman secara teratur, pemberian pupuk secara berkala untuk merangsang pertumbuhan dan pembungaan, serta pemangkasan untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan cabang baru. Walaupun memiliki nilai estetika tinggi sebagai tanaman hias, seluruh bagian tanaman Brugmansia versicolor mengandung senyawa alkaloid tropana yang bersifat toksik sehingga perlu penanganan dengan hati-hati.
