Nama umum: Kersen
Nama Latin: Muntingia calabura L.
Family: Elaeocarpaceae
Bagian yang digunakan: Buah
Khasiat: Sakit kepala, influenza.
Ciri morfologi utama: Muntingia calabura L. merupakan pohon kecil dari famili Muntingiaceae yang dikenal dengan nama kersen, talok, atau Jamaican cherry. Tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 5–12 meter dengan batang berkayu yang bercabang banyak dan membentuk tajuk yang cukup lebar. Kulit batang berwarna cokelat keabu-abuan dengan tekstur agak kasar. Daunnya merupakan daun tunggal yang tersusun berselang-seling, berbentuk lonjong hingga lanset dengan ujung meruncing dan tepi bergerigi halus. Permukaan daun berwarna hijau tua di bagian atas dan lebih pucat serta sedikit berbulu di bagian bawah, dengan panjang sekitar 5–12 cm. Bunganya berukuran kecil dan muncul secara tunggal atau berkelompok pada ketiak daun, berwarna putih dengan lima helai mahkota dan benang sari berwarna kuning di bagian tengah. Buahnya berbentuk bulat kecil dengan diameter sekitar 1–1,5 cm, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi merah cerah ketika matang. Daging buah bertekstur lunak, manis, dan mengandung banyak biji kecil.
Habitat dan budidaya: Muntingia calabura berasal dari wilayah tropis Amerika Tengah dan Amerika Selatan, tetapi kini telah tersebar luas di berbagai daerah tropis termasuk Asia Tenggara. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah terbuka seperti tepi jalan, kebun, lahan kosong, dan pekarangan rumah karena memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah yang kurang subur, selama memiliki drainase yang baik. Tanaman kersen membutuhkan paparan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal dan relatif tahan terhadap kondisi kering. Dalam budidaya, tanaman ini umumnya diperbanyak melalui biji yang mudah berkecambah dan tumbuh cepat. Perawatan tanaman relatif sederhana karena tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus, hanya penyiraman pada fase awal pertumbuhan serta pemangkasan jika diperlukan untuk menjaga bentuk tajuk. Buah Muntingia calabura sering dikonsumsi secara langsung dan beberapa bagian tanaman juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
