Nama umum: Ki Koneng
Nama Latin: Berberis fortunei Lindl.
Family: Berberidaceae
Bagian yang digunakan: Daun
Khasiat: Hepatoprotektor, cholagoga.
Ciri morfologi utama: Berberis fortunei Lindl. merupakan tanaman semak dari famili Berberidaceae yang umumnya tumbuh dengan tinggi sekitar 1–3 meter. Tanaman ini memiliki batang berkayu dengan percabangan rapat serta dilengkapi dengan duri-duri kecil pada ruas batang yang merupakan modifikasi dari daun atau cabang. Daunnya merupakan daun tunggal yang tersusun berselang-seling atau berkelompok pada cabang pendek, berbentuk lonjong hingga elips dengan ujung meruncing dan tepi yang kadang sedikit bergerigi. Permukaan daun berwarna hijau mengilap dengan tekstur agak tebal. Bunganya berukuran kecil dan biasanya berwarna kuning, tersusun dalam rangkaian bunga yang muncul dari ketiak daun. Setelah penyerbukan, bunga berkembang menjadi buah berbentuk bulat kecil atau lonjong yang berwarna merah cerah hingga merah tua ketika matang. Buah tersebut biasanya mengandung satu hingga beberapa biji kecil di dalamnya.
Habitat dan budidaya: Berberis fortunei berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Cina, dan biasanya tumbuh di daerah pegunungan atau daerah dengan iklim sedang hingga subtropis. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Tanaman ini mampu tumbuh pada berbagai kondisi cahaya, mulai dari sinar matahari penuh hingga tempat yang agak teduh. Dalam budidaya, tanaman ini biasanya diperbanyak melalui biji, stek batang, atau pemisahan anakan. Perawatan tanaman meliputi penyiraman secara teratur terutama pada fase awal pertumbuhan, pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah, serta pemangkasan untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan cabang baru. Tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena bentuk semaknya yang padat dan buahnya yang berwarna cerah, serta kadang digunakan sebagai tanaman pagar alami karena adanya duri pada batangnya.
