Konyal

Nama umum: Konyal

Nama Latin: Passiflora ligularis

Family: Passifloraceae

Bagian yang digunakan: Buah

Khasiat: Sumber beta karoten, vitamin C.

Ciri morfologi utama: Passiflora ligularis merupakan liana atau perdu memanjat hijau abadi dari famili Passifloraceae yang tumbuh cepat dan memanjat dengan bantuan sulur pada ketiak daun. Daunnya tunggal, berbentuk jantung sampai bulat telur lebar, bertangkai, tepi rata, dan umumnya berukuran sekitar 10–22 cm × 7–17 cm, dengan permukaan relatif licin dan tulang daun tampak jelas. Bunganya besar, mencolok, dan harum, khas marga Passiflora, dengan diameter sekitar 6–12 cm; kelopak bagian luar kehijauan, bagian dalam lebih pucat, mahkota putih sampai putih kemerahan, serta mahkota tambahan (corona) berjalur ungu, putih, dan kebiruan. Buahnya bulat sampai agak lonjong, berkulit licin dan keras, berwarna hijau saat muda lalu kuning-oranye ketika matang; bagian dalamnya berisi banyak biji hitam yang terbungkus pulp bening seperti jeli, manis, dan beraroma khas.

Habitat dan budidaya: Spesies ini merupakan takson yang diterima dan berasal dari kawasan Panama hingga Venezuela dan Peru, serta secara alami tumbuh terutama di bioma tropis basah. Dalam budidaya, Passiflora ligularis dikenal lebih cocok pada lingkungan sejuk-lembap dibanding dataran rendah yang terlalu panas; berbagai sumber menempatkannya baik di daerah pegunungan tropis, umumnya sekitar 1.800–2.600 m dpl, dengan suhu optimal sekitar 18–20°C, serta menyebut tanaman ini peka terhadap embun beku dan kekeringan. Media tanam yang baik ialah tanah gembur, kaya bahan organik, dan berdrainase baik, dengan kelembapan cukup tetapi tidak becek. Karena habitusnya merambat, tanaman ini perlu rambatan atau para-para, disertai pemangkasan ringan untuk menjaga tajuk dan merangsang pembuahan. Perbanyakan umumnya dilakukan melalui biji, tetapi stek batang dan layering juga dapat digunakan.

 

%d bloggers like this: