Nama umum: Kopsia
Nama Latin: Kopsia arborea
Family: Apocynaceae
Bagian yang digunakan: -
Khasiat: -
Ciri morfologi utama: Kopsia arborea merupakan pohon kecil sampai sedang dari famili Apocynaceae yang umumnya tumbuh hingga sekitar 6–14 meter. Batangnya berkayu dengan kulit batang abu-abu, dan seluruh bagian tanaman dapat mengeluarkan getah putih saat terluka. Daunnya tunggal, tersusun berhadapan, bertangkai, berbentuk elips, bertekstur agak tebal seperti kulit, dengan tepi bergelombang yang sedikit melengkung ke atas; daun tua sering berubah warna dari hijau menjadi merah tua sebelum gugur. Bunganya bertangkai, berbentuk tabung, berwarna putih, terdiri atas lima mahkota sempit, dan tersusun dalam rangkaian bunga; buahnya berbentuk lonjong menyerupai zaitun, mula-mula hijau lalu menjadi biru kehitaman saat masak, bertipe drupa, dan berisi satu endokarp besar.
Habitat dan budidaya: Spesies ini merupakan nama yang diterima secara taksonomi, dengan sebaran asli dari China bagian selatan hingga Malesia dan Queensland utara, serta terutama tumbuh pada bioma tropis basah. Di alam, Kopsia arborea ditemukan pada hutan dataran rendah, tepi hutan, hingga area terganggu atau lahan terbuka, dari permukaan laut sampai sekitar 1.500 m dpl. Dalam budidaya, tanaman ini tumbuh baik pada kondisi terang dari sinar matahari penuh hingga teduh parsial, membutuhkan air sedang, dan cocok pada tanah lembap tetapi berdrainase baik, termasuk tanah lempung subur. Perbanyakan dapat dilakukan melalui biji maupun stek batang, dan pemangkasan ringan dapat dilakukan bila diperlukan, misalnya untuk membuang bunga yang telah layu atau merapikan tajuk.
